Belum Ada Regulasi, BKIPM Titipkan Ikan Arapaima di Kolam Pemiliknya

Home » Berita » Belum Ada Regulasi, BKIPM Titipkan Ikan Arapaima di Kolam Pemiliknya

Foto: Enggran Eko Budianto
Foto: Enggran Eko Budianto

Jombang – Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya tak kunjung mengambil ikan milik Masudin, pemilik ikan Arapaima asal Jombang. BKIPM beralasan belum ada regulasi yang mendasari kebijakan tersebut.

Kepala Seksi Pengawasan Pengendalian dan Informasi BKIPM Surabaya Wiwit Supriyono mengatakan, 5 ikan arapaima telah diserahkan secara sukarela oleh Masudin. Penyerahan itu tertuang dalam berita acara tanggal 17 Juli 2018. Pihaknya juga sudah melaporkan penyerahan tersebut ke pemerintah pusat.

Hanya saja, lanjut Wiwit, sampai saat ini belum ada regulasi tentang perlakuan terhadap ikan Arapaima setelah diserahkan oleh pemiliknya. Ditambah lagi BKIPM Surabaya tidak mempunyai kolam untuk memelihara kelima ikan air tawar berukuran jumbo tersebut.

Pihaknya terpaksa menitipkan ikan-ikan tersebut di kolam milik Masudin yang berada di Dusun Ketanen, Desa Banyuarang, Ngoro, Jombang.

“Sementara ini kami belum tahu arahan pusat ikan yang diserahkan mau diapakan. Kami menunggu instruksi dari pusat. Kalau sudah ada kejelasan regulasi dari pusat, maka kami ambil,” kata Wiwit saat dihubungi detikcom, Kamis (2/8/2018).

Wiwit menjelaskan, ada beberapa kemungkinan arah regulasi terkait perlakuan terhadap ikan Arapaima setelah diserahkan ke BKIPM. Bisa jadi ikan tersebut dimusnahkan, dipotong untuk dikonsumsi masyarakat atau dititipkan ke kebun binatang untuk keperluan edukasi.

“Kami belum berani melangkah sebelum ada regulasi dari pusat. Khawatir malah dikomplain para penghobi,” ujarnya.

Adanya instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang meminta ikan tersebut dipotong untuk dimakan anak-anak juga tak lantas membuat BKIPM Surabaya berani bertindak.

“Arahan Bu Menteri memang seperti itu. Cuma kami aturannya seperti apa masih dibahas di pusat. Kami tak berani asal potong, nanti dikomplain orang. Aturannya harus jelas dulu,” terangnya.

Masudin memelihara ikan Arapaima sejak tahun 2013. Ikan yang habitat aslinya di Sungai Amazon itu dibelinya dari sejumlah kolektor. Harganya mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 30 juta/ekor.

Saat ini Masudin mempunyai 5 ekor ikan Arapaima. Ikan-ikan di kolam milik Masudin terdiri dari dua jenis, yaitu 3 ekor jenis Arapaima Panda, 2 ekor jenis Arapaima Gigas. Rata-rata panjangnya mencapai 2,1 meter dengan berat 70-80 kg. (lll/lll)

 

Sumber : https://news.detik.com/